Wisata Gua Baba Liang yang Belum Tersentuh Pembangunan, Ini Keindahannya

DANAU TOBA CENTER, Gua Baba Liang adalah salah satu alam ciptaaan Tuhan yang tak dapat dipungkiri keindahan dan keunikan yang terkandung didalamnya. Gua yang memiliki lorong-lorong ini menjadikan daya tarik wisatawan.

Gua Baba Liang berada di Perbatasan Desa Salbe di Huta Nagori ToguDomu Nauli kecamatan Dolok Pardamean, atau tepatnya didesa Huta Liang Atas nagori Pasir batu kecamatan haranggaol Horison kabuoaten Simalungun.

Tim Siantar Touring Club (STC) berada di Gua Baba Liang.
Daerah ini sekitar 10 Km dari Pelabuhan Tigaras, bila anda ketempat ini anda dapat melewati pantai Kerikil yang biasa disebut pantai Siporoporo di desa Salbe.

Namun untuk menuju Gua Baba Liang anda harus persiapkan fisik mental terlebih dahulu, jalan menuju ketempat ini memerlukan fisik dan stamina prima, karena menuju tempat ini jalannya terjal dan banyak pohon, batu dan rerumputan yang menutupi jalan.

Belum lagi, bila jalan kaki menuju ketempat ini harus sedikit mengitari bebatuan dipinggir pantai danau Toba.

Tapi bila anda sampai ketempat ini, anda akan merasakan keindahan dan keunikan dari gua ini.

"Banyak gua-gua ditempat ini, tapi belum terpelihara dengan baik, hendaknya masyarakat membersihkannya, saya yakin ini nantinya menjadi wisata andalan di Simalungun khususnya bagi desa Huta Liang ini, luar biasa indahnya,"kata Bayu dari Siantar Touring Club (STC) yang turut menjelajah keindahan Gua Baba Liang.

"Gua Baba Liang ini cukup istimewa, karena banyak lorong-lorongnya, dan dibagian sekitar Gua banyak juga gua-gua kecil, pastinya tempat ini cukup bagus di kunjungi,"ungkap Bayu.

Henry Sufranto Turnip, SH Pangulu Nagori Togu Domu Nauli kecamatan Dolok Pardamean mengatakan, potensi obyek wisata di Daerah Salbe sangat banyak.

"Potensi wisata daerah Salbe Nagori Togu Domu Nauli sangat banyak, termasuk wisata Pantai Siporoporo, Pemandangan Danau Toba dari atas Bukit Togu Domu Nauli. Tapi karena keterbatasan akses fasilitas, dan jalan rusak, masyarakat mengelola sebisanya saja,"kata Henry Sufranto Turnip, bahwa Gua Baba Liang juga dekat Pantai Siporoporo, Minggu (16/2/2020).

"Gua Baba Liang dekat dari sini, tapi memang itu bukan wilayah desa kami lagi, tapi kami berusaha mengenalkannya kepengunjung,"ujar Pangulu Nagori Togu Domu Nauli, akan mengajak masyarakat bekerjasama agar Pantai Siporoporo lebih dikenal dengan keunikannya yang berkerikil dan cukup bersih.

"Yah kalau kita kenalkan pantai Kerikil ini, kita juga harus kenalkan Gua Baba Liang, Jadi kalau ada pengunjung, khususnya Traveling, backpacker, dapat mengunjunginya sekaligus,"jelasnya.

Pengunjung dari Siantar Touring Club (STC) mengabadikan Gua Baba Liang.
 Jejak Gua Baba Liang

Gua Babaliang terletak di pinggiran kawasan Danau Toba tepatnya di Desa Liang Atas, Kecamatan Haranggaol Horisan,.

Menurut Krisman Turnip (60), Gua Baba Liang ini memiliki cerita tersendiri pada jaman dulunya, bahwa Gua Baba Liang dapat dijalani tembus ke pematang Raya..

"Cerita bapak saya Gua Baba Liang ini dapat tembus dari Haranggaol ke Pematang Raya, tapi sejauh ini Gua Baba Liang ini belum tersentuh pembangunan minimal jalan masuk,"jelas Kasiman.

"Sebenarnya potensi alam Gua Baba Liang cukup bagus, dan pemandangan Danau Toba dan pantai juga cukup bersih, tapi sekali lagi Gua ini belum dilirik pemerintah untuk dikembangkan, dan banyak juga yang mengunjunginya,"ujarnya.

 Informasi yang dihimpun lintaspublik.com Group Danautobacenter.com, beberapa alternatif menuju jalan ini, bila mau mengunjungi ke Gua Baba Liang ini dapat mengunakan perahu-perahu ecil milik masyarakat, bila dana anda cukup besar anda dapat mengunakan kapal penumpang dengan menyewanya, dan harganya kapal penumpang sekali sewa sekitar Rp 1 jutaan.



Laporan : tagor



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.