VIRAL, 2 Rumah Hanyut ke Danau Toba Diterjang Air Bah, Arus Listrik dan Akses Jalan Terputus

Simalungun, Media sosial dihebohkan dengan peristiwa air bah turun dari kawasan perbukitan Simalungun, Sumatera Utara.

Air bah itu memicu terjadinya banjir bandang. Sebanyak  2 rumah warga hanyut diterjang banjir bandang yang dipicu air bah itu dan terseret hanyut ke Danau Toba. 

 BACA JUGA  Pulang Acara Wisuda, Satu Keluarga Asal Simalungun Kecelakaan Tol, 4 Tewas

Air bah yang turun dari bukit hingga menyebabkan banjir bandang di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara terekam kamera warga dan menjadi viral di medsos.
Dalam video yang beredar, terdengar gemuruh air berarus deras yang membawa material menuruni bukit.

Tampak beberapa warga berusaha mendekati lokasi, namun kemudian berlari panik lantaran air bah meluber ke jalan dan permukiman.

Video tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun Instagram @medantalk pada Kamis (21/12/2023).

Dalam keterangan unggahannya, disebutkan banjir bandang tersebut terjadi di Sungai Binanga Bolon wilayah Nagori, Desa Purba Pasir, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun.

Diketahui banjir bandang terjadi di Huta Sirungkungon, Nagori pada Rabu (20/12/2023) sore.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar waswas dengan derasnya arus air yang terlihat dari perbukitan. Demikian dikutip dari Tribun-Medan.

 Sebab, banjir bandang tersebut terjadi akibat tanggul jebol di Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba.
Iklan untuk Anda: Kalender Jawa Besok 22 Desember 2023, Tanggalan Jawa Kamis Legi
Advertisement by

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Resman Saragih.

"Iya, akibat dari jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan terjadinya banjir bandang di Binanga Bolon, Nagori Purba Pasir, Kecamatan Haranggaol," terang Resman saat dikonfirmasi Kamis (21/12/2023).

Air bah yang membawa material tanah dan batu ke lereng bukit itu menyebabkan banjir bandang yang menerjang pemukiman warga.

Banjir tersebut mengakibatkan arus listrik dan akses jalan terputus total. Beberapa batu nisan di pemakaman juga dilaporkan rusah diterjang banjir bandang.

Namun, Resman memastikan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

"Korban jiwa nihil. Kerugian material yakni arus listrik dan jalan dari Haranggaol menuju Tigaras Putus total akibat banjir bandang tersebut, dan dua unit rumah warga atas nama bapak Joel Haloho dan Ibu Ramatio sitio hanyut ke Danau Toba," katanya.

Resman melanjutkan, pihaknya telah menyiagakan personel dan mobil pemadam kebakaran untuk membuat pengkajian dampak banjir tersebut.

"Kita sudah standby-kan personel dan mobil Damkar di lokasi kejadian, menurunkan tim ke lokasi untuk membuat Pengkajian atas kerusakan terjadi," ujarnya.

BPBD Kabupaten Simalungun, lanjut Resman, juga berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait, seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah yang lebih komprehensif.

"Kita juga sudah laporkan ini ke Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BNPB di Jakarta," pungkasnya. (tribunnews/t)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.