BPBD Samosir Imbau Waspada Cuaca Ekstrem 6–13 April 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi
Samosir – Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, menyusul rilis prospek cuaca mingguan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 6–13 April 2026 di wilayah Sumatera Utara.
![]() |
| Ilustrasi/ist |
Menanggapi hal tersebut, BPBD Kabupaten Samosir mengambil langkah proaktif dengan memperkuat sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir lokal, dan pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Samosir, Sarimpol Simanihuruk, menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. Risiko bencana seperti longsor, banjir lokal, dan pohon tumbang perlu diantisipasi sejak dini, terutama di wilayah rawan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Sarimpol menambahkan, BPBD Samosir terus memantau perkembangan cuaca serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan kesiapan personel dan peralatan di lapangan.
“Koordinasi lintas sektor terus kami tingkatkan. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan Danau Toba diminta untuk meningkatkan kehati-hatian terhadap potensi angin kencang dan gelombang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
BPBD Samosir juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti website, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial, guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini.
Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga lingkungan, serta bersama-sama meminimalkan risiko dan dampak bencana. (tam/tag?






Tidak ada komentar