Bertaruh Nyawa, Dokter Yona SR Pardede Operasi Caesar Darurat di Tengah Gempa NTT
Danau Toba Center, Dedikasi tenaga kesehatan kembali mendapat perhatian setelah Dokter Yona Sarah Rosiva Pardede, Sp.OG bersama tim medis RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan operasi caesar darurat di tengah situasi pascagempa yang penuh risiko.
BACA JUGA Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak Resmi Jabat Kapolrestabes Medan, Ini Profilenya
![]() |
| Foto Kolase AI/ist |
Pasien diketahui mengalami preeklampsia berat dan gagal liver, sehingga membutuhkan tindakan persalinan segera. Kondisi tersebut membuat keselamatan ibu dan bayi menjadi prioritas utama, sementara para tenaga medis juga harus menghadapi situasi rumah sakit yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana.
Operasi caesar dilakukan dengan berbagai keterbatasan. Penerangan di ruang tindakan tidak memadai dan sejumlah fasilitas medis mengalami gangguan akibat dampak gempa. Dalam situasi tersebut, Dokter Yona bersama sejumlah tenaga medis tetap bekerja dengan penuh konsentrasi, meski harus menghadapi rasa cemas, kelelahan, serta kondisi lingkungan yang tidak ideal.
Bayi yang dilahirkan disebut dalam kondisi prematur dan sungsang. Berkat perjuangan tim medis, proses persalinan darurat tersebut berhasil dan bayi dapat diselamatkan. Bayi tersebut kemudian diberi nama Gempita, sebagai simbol kelahiran yang berlangsung di tengah suasana gempa dan perjuangan kemanusiaan.
Dalam kondisi pascabencana, bayi Gempita selanjutnya mendapatkan perawatan dengan fasilitas yang sangat terbatas, termasuk upaya menjaga suhu tubuh menggunakan perlengkapan yang tersedia di lokasi pengungsian.
Kisah perjuangan Dokter Yona Sarah Rosiva Pardede, Sp.OG dan seluruh tim medis RSUD Aeramo menjadi gambaran nyata tentang keberanian tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas kemanusiaan di tengah bencana.
Dedikasi tersebut juga menuai apresiasi dari masyarakat. Banyak pihak menyampaikan rasa hormat dan doa bagi para tenaga medis yang bertugas di NTT, sekaligus berharap kondisi Flores dan wilayah Nusa Tenggara Timur segera pulih setelah bencana.
Perjuangan menyelamatkan satu nyawa ibu dan bayi di tengah keterbatasan menjadi pengingat bahwa di balik setiap pelayanan kesehatan terdapat keberanian, pengabdian dan kemanusiaan yang tidak mengenal situasi.
Semoga Dokter Yona Sarah Rosiva Pardede, Sp.OG, seluruh tim medis RSUD Aeramo, ibu dan bayi Gempita senantiasa diberikan kesehatan serta perlindungan. Semoga NTT segera bangkit dan pulih. (red/tam)






Tidak ada komentar