GKPS Letakkan Batu Alas Retreat Center di Lumban Bakkara Samosir, Ditargetkan Rampung 2028

Danau Toba Center - Samosir, Ibadah Patibal Batu Parsuhian atau peletakan batu alas pembangunan Retreat Center Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Lumban Bakkara, Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir, berlangsung khidmat, Rabu (2/9/2026) pagi.

BACA JUGA  Mengenal Bunthora Situmorang, Maestro Musik Batak dan Kisah Panjang Trio Lasidos   

GKPS Letakkan Batu Alas Retreat Center di Lumban Bakkara Samosir, Ditargetkan Rampung 2028/ist
Suasana ibadah semakin mengesankan dengan lantunan pujian warga jemaat yang berpadu dengan panorama Danau Toba dan keindahan Pulau Samosir. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi GKPS dalam memulai pembangunan fasilitas pelayanan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jemaat maupun masyarakat.

Ibadah dipimpin langsung oleh Pimpinan Sinode GKPS (Sekretaris Jenderal), Pdt. Dr. Janhotner Saragih. Dalam pelayanan tersebut, ia didampingi Pdt. Rim Glory Saragih, Pdt. Dian Putra Saragih, dan Pdt. Jansudiaman Sinaga.

Sejumlah unsur pimpinan dan pelayan GKPS turut hadir, di antaranya para Kepala Biro Sinode GKPS, Praeses Distrik IX Pdt. Herna Purba, dan Pdt. Indah Saragih Kepala Bagian Tata Usaha 

Pelaksanaan Patibal Batu Parsuhian ini juga bertepatan dengan peringatan 123 tahun masuknya Injil di Simalungun. Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Janhotner Saragih mengangkat firman Tuhan dari Roma 5:5 yang berbicara mengenai pengharapan di dalam Kristus.

Ia mengajak seluruh warga jemaat untuk terus memelihara pengharapan dan mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan maupun pelayanan. Pengharapan di dalam Kristus, menurut pesan firman tersebut, tidak akan mengecewakan.

Berawal dari Pencarian Lahan Gereja

Usai ibadah, Ketua Panitia Pembangunan Retreat Center GKPS, St. Darma Serpin Purba, S.H., menyampaikan sambutan sekaligus menjelaskan perjalanan awal rencana pembangunan.

Ia mengungkapkan, rencana tersebut pada awalnya hanya berkaitan dengan pencarian lahan untuk pembangunan gereja GKPS Tuktuk Samosir. Namun, dalam prosesnya, GKPS mendapat anugerah berupa lahan yang cukup luas.

Kondisi tersebut kemudian membuka peluang untuk mengembangkan lahan bukan hanya sebagai lokasi gereja, tetapi juga sebagai tempat pembangunan Retreat Center GKPS.

St. Darma berharap pembangunan tersebut mendapat dukungan dari seluruh warga jemaat GKPS serta Pemerintah Kabupaten Samosir. Pembangunan Retreat Center ditargetkan dapat diselesaikan pada September 2028.

Target tersebut diharapkan menjadi salah satu buah pelayanan dalam menyambut peringatan 125 tahun Injil di Simalungun.

Pemkab Samosir Siap Mendukung

Dukungan terhadap rencana pembangunan Retreat Center GKPS juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Samosir, Hans Rikardo Sidabutar, S.STP., hadir mewakili Bupati Samosir.

Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan Retreat Center GKPS. Selain menjadi fasilitas pelayanan gereja, keberadaan pusat retreat tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari pengembangan potensi kawasan Tuktuk Siadong dan Kabupaten Samosir sebagai daerah tujuan wisata di kawasan Danau Toba.

Kegiatan Patibal Batu Parsuhian turut dihadiri Camat Simanindo Erwin Sidabutar, para pendeta dan pengurus GKPS Resort Parapat, serta Pimpinan Majelis Jemaat se-Resort Parapat yang meliputi GKPS Parapat, Tuktuk, Huta Tongah, dan Pos PI Pangururan.

Turut hadir tokoh masyarakat Lumban Bakkara, Bapak Bakkara, bersama sejumlah undangan dan warga jemaat.

Dengan dimulainya pembangunan Retreat Center GKPS di Lumban Bakkara, diharapkan fasilitas tersebut kelak menjadi pusat pembinaan iman, pelayanan, persekutuan, dan kegiatan gerejawi yang mampu memberikan manfaat bagi warga GKPS serta masyarakat luas.

Seluruh rangkaian Ibadah Patibal Batu Parsuhian Retreat Center GKPS tersebut juga dapat disaksikan melalui tayangan di kanal YouTube GKPS. (red/tam/sinodegkps)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.