Perjalanan Pelayanan Pdt Gomar Gultom : Dari HKBP Hingga Ketua Umum PGI
Jakarta - Lintas Publik. Pdt. Gomar Gultom, M.Th. merupakan salah satu tokoh gereja Indonesia yang dikenal melalui kiprahnya dalam pelayanan gerejawi, pendidikan teologi, serta gerakan oikoumene. Ia pernah dipercaya sebagai Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) selama dua periode dan kemudian menjadi Ketua Umum PGI periode 2019–2024.
Setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PGI, Gomar Gultom kembali mendapat kepercayaan dalam struktur PGI. Dalam kepengurusan periode 2024–2029, ia tercatat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PGI. Posisi tersebut menempatkannya dalam jajaran pimpinan yang memberikan pertimbangan bagi perjalanan persekutuan gereja-gereja anggota PGI.
BACA JUGA Mengenal Bunthora Situmorang, Maestro Musik Batak dan Kisah Panjang Trio Lasidos
Masa Kecil dan Pendidikan
Gomar Gultom lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, pada 8 Januari 1959. Ia merupakan putra Teodosus Gultom, yang pernah bekerja sebagai pegawai Departemen Agama RI, dan Ramean Siregar.
Masa kecil Gomar dijalani di sejumlah daerah di Indonesia mengikuti perpindahan tugas orang tuanya. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD GKPI Air Bersih Medan. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Kristen III Salatiga dan SMA Kristen I PSKD Jakarta.
Ketertarikannya terhadap teologi kemudian membawanya ke Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta. Dari lembaga pendidikan teologi tersebut, ia mempersiapkan diri untuk menjalani panggilan pelayanan sebagai pendeta.
Gomar Gultom kemudian ditahbiskan sebagai pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) pada 1986.
Mengawali Pelayanan di HKBP
Setelah ditahbiskan, perjalanan pelayanan Gomar Gultom berkembang dalam bidang pendidikan dan pembinaan gereja. Pada 1988, ia dipercaya menjadi dosen di STT HKBP Pematangsiantar.
Ia kemudian menjalankan sejumlah tugas pelayanan di lingkungan HKBP. Pada 1991–1996, Gomar menjabat sebagai Sekretaris Biro Pembinaan HKBP. Selanjutnya, pada 1996–1999, ia dipercaya menjadi Direktur Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Jetro.
Pada 1999–2000, Gomar Gultom menjalankan tugas sebagai Direktur Program JK-LPK. Setelah itu, ia kembali dipercaya dalam pelayanan pembinaan HKBP sebagai Kepala Biro Pembinaan HKBP pada periode 2000–2005.
Pengalaman dalam pembinaan jemaat, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia dan pelayanan sosial kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanannya di tingkat nasional.
Berkiprah di PGI
Pada 2005, Gomar Gultom memasuki pelayanan di lingkungan PGI sebagai Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia. Dua tahun kemudian, kiprahnya berlanjut ke tingkat kepemimpinan nasional.
Dalam Sidang Raya PGI, ia terpilih menjadi Sekretaris Umum PGI untuk periode 2009–2014. Kepercayaan tersebut kembali diberikan kepadanya untuk periode 2014–2019.
Setelah dua periode menjabat Sekretaris Umum, Gomar Gultom kemudian dipercaya menjadi Ketua Umum PGI periode 2019–2024. Dokumen profil resmi PGI mencatat Pdt. Gomar Gultom sebagai Ketua Umum dalam kepengurusan Majelis Pekerja Harian PGI periode tersebut.
Dalam berbagai kegiatan selama memimpin PGI, Gomar turut menyuarakan peran gereja dalam persoalan kebangsaan, perdamaian, keadilan, lingkungan hidup, kemanusiaan dan kehidupan bersama. PGI sendiri menempatkan panggilan gereja dalam kerangka menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Penghargaan Ikon Prestasi Pancasila
Kiprah Gomar Gultom juga mendapat penghargaan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pada 3 Desember 2022, ia menerima penghargaan Ikon Prestasi Pancasila Tahun 2022 dalam kategori Tokoh dan Penggerak Lintas Iman.
Menurut PGI, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas rekam jejak dan kiprahnya yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Setelah berakhirnya kepengurusan PGI periode 2019–2024, perjalanan pelayanan Gomar Gultom di PGI berlanjut. Dalam struktur PGI periode 2024–2029, ia dipercaya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan.
Data resmi PGI mencatat susunan Majelis Pertimbangan PGI periode tersebut dipimpin Pdt. Gomar Gultom dari HKBP sebagai ketua, dengan Pdt. Bambang H. Widjaja sebagai sekretaris.
Kepemimpinan PGI periode 2024–2029 kemudian mengusung visi “Gereja-gereja di Indonesia yang relevan, tangguh, dan berpengharapan.” PGI mengidentifikasi sejumlah tantangan besar yang dihadapi gereja dan masyarakat, antara lain persoalan kebangsaan, keesaan gereja, pendidikan, keluarga, lingkungan, ekonomi serta perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
Kehidupan Keluarga
Dalam kehidupan keluarga, Pdt. Gomar Gultom menikah dengan Loli J. Simanjuntak. Dari perjalanan hidupnya, keluarga dan pelayanan gereja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kiprahnya sebagai pendeta dan tokoh oikoumene Indonesia.
Hingga kini, nama Gomar Gultom tetap tercatat dalam perjalanan pelayanan gereja di Indonesia, khususnya melalui keterlibatannya dalam HKBP dan PGI.
Biodata Singkat Pdt. Gomar Gultom
Nama: Pdt. Gomar Gultom, M.Th.
Tempat, tanggal lahir: Tarutung, 8 Januari 1959
Ayah: Teodosus Gultom
Ibu: Ramean Siregar
Istri: Loli J. Simanjuntak
Gereja: HKBP
Tahbisan pendeta: 1986
Pendidikan tinggi: STT Jakarta
Ketua Umum PGI: 2019–2024
Sekretaris Umum PGI: 2009–2014 dan 2014–2019
Ketua Majelis Pertimbangan PGI: 2024–2029
Perjalanan Pdt. Gomar Gultom memperlihatkan lintasan pelayanan yang panjang, mulai dari pendidikan teologi, pelayanan di lingkungan HKBP, pengembangan sumber daya manusia, hingga kepemimpinan dalam gerakan oikoumene melalui PGI. Setelah menyelesaikan masa tugas sebagai Ketua Umum PGI, ia tetap mengambil bagian dalam perjalanan PGI melalui Majelis Pertimbangan periode 2024–2029. (red/tam/wiki)





Tidak ada komentar