Jenazah Ayah "Dijemur" Terik Matahari Tanpa Tenda, Dina Pejuang Kanker Donasi Rp Rp.329, Fransiskus Malau Rp.48 Juta

Siantar, Peristiwa yang memilukan hati terlihat acara Pemakaman seorang Ayah tanpa tenda dan dijemur terik matahari, yang terjadi  Dusun Ketapang ini berada di Desa Teluk Binjai kecamatan Kuala Hilir kabupaten Labuhan Utara, Selasa (23/5/2023) dan Viral di facebook dilansir dari lintaspublik.id.

Adapun yang meninggal adalah  Folo'o Ziliwu (63), meninggal istri Minar boru Naibaho, 5 orang anak, dan dua orang anaknya mengalami Difabel (Lumpuh Layu).

BACA JUGA  PENJELASAN Acara Pemakaman Tanpa Tenda di Labura, Mulai Adat Sampai Peti yang Sangkut

Minar boru Naibaho, Dina Mariaba Silalahi/Kolase Lintas Publik 
Peristiwa itu terekam vidio Friska Pandiangan saat ini sudah ditonton 2 juta kali, 33 ribu kali dikomentari, dan 17 ribu disukai 10 ribu Dibagikan.

Melihat peristiwa itu langsung mengugah hati Dina Mariana Silalahi pengerak media sosial yang langsung mengumpulkan donasi di akun Facebooknya Dina Pejuang Kanker, dan terkumpul dana  pada Jumat (26/5/2023) malam Total Donasi Rp.329.889.000.

Kepada Lintas Publik Dina Silalahi menjelaskan, bahwa pengumpulan donasi untuk keluarga almarhum Folo'o Ziliwu adalah murni karena digerakan oleh Kasih.

"Kita miris melihat peristiwa itu, bagaimana tidak seorang bapak yang meninggal diletakkan diterik matahari tanpa ada tenda untuk memayunginya,"kata Dina dari Malaysia dihubungi media ini, Sabtu pagi (27/5/2023) mengharapkan hal ini jangan lagi terjadi.

BACA JUGA  VIRAL Acara Pemakaman Tanpa Tenda, Almarhum Folo'o Ziliwu Sempat Gelandangan, Diselamatkan Nainggolan

Donasi yang Dikumpulkan Dina Pejuang Kanker
Dina juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada orang-orang yang mau peduli, dan berbagi rejeki untuk membantu keluarga ibu Minar Boru Naibaho.

"Jangan bosan kita untuk berbagi, berbagi itu tidak membuat kita miskin. Dan yang saya tahu berbagi itu adalah investasi kita pada Tuhan, saya percaya orang-orang yang mau berbagi kepada saudara-saudaranya akan berkelimpahan rejeki,"ungkap Dina.

Masih kata Dina yang asli tinggal (asal Kampung) di Bandar Manik kecamatan Sidamanik kabupaten Simalungun mengatakan, biarlah peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita umat Tuhan, agar kedepannya lebih peduli kepada sesama.

"Yah seharusnya kita lebih peduli sesama, memanusiakan manusia itu sendiri, Kalau ada yang berduka hendaknya kita bergotong royong dan turut belangsung kawa, ada yang membersihkan rumah, ada yang membersihkan halaman, ada juga yang membuat tenda bila itu dibutuhkan. Ini yang kita lihat justru nampaknya kekurang pedulian, karena terlihat hanya istri dan anak-anak almarhum yang duduk di tikar, yang lainnya kelihatan menjauh,"kata Dina Alumni SMA Negeri 1 Pematang Siantar ini.

BACA JUGA  "Orang Buta" Saja Mau Baca Alkitab, Ini Faktanya

 

 "Kalau tadinya yang meninggal itu orang kaya, nampaknya tanpa diperintah semua akan sibuk membereskan sesuatunya, itu bukan rahasi lagi. Kita harapkan kedepan janganlah seperti itu, anggaplah yang meninggal itu saudara kita, bagaimana layaknya kita berangkatkan dia (yang meninggal) dengan baik sesuai kaidah kemanusiaan kita,"tuturnya.

Pemerintah Jangan Tidur

Pada kesempatan itu, Dina Silalahi juga berpesan, aparat pemerintahan jangan tidur diwilayah kerjanya, kalau ada yang Viral baru bekerja.

"Kita harapkan aparat pemerintah mulai tingkat RT,RW maupun desa bekerjalah dengan hati dan amanah. Lihat dan data penduduk yang benar. Tak mungkin disuatu desa ada tambah penduduk aparat tidak tahu, sementara penduduk itu sudah bertahun-tahun disana, mirisnya keluarga ini anaknya Difabel (cacat/lumpuh) dan ada yang tidak bersekolah, jadi kemana selama ini pemerintah kita?,"ungkap Dina kembali bertanya, kemana dinas sosial, dinas pendidikan selama ini?.

Mewakili Nitizen Dina juga mengucapkan Terimakasih kepada keluarga Nainggolan dan Inang Boru Sinaga yang telah memperhatikan keluarga Almarhum Folo'o Ziliwu.

"Yah kita juga mengucapkan terikasih kepada keluarga Nainggolan yang telah berupaya memfasilitasi pemakaman almarhum Folo'o Ziliwu. Harapan saya kedepan kekompakan masyarakat dan saling bantu dalam suka maupun duka, khususnya orang batak lebih kompak lagi, lebih peduli lagi, karena kita satu darah, yaitu darah batak,"ujarnya, seraya berdoa para donatur yang telah membantu keluarga inang Minar Naibaho yang kehilangan suami, dan akan merawat buah hatinya yang sedang sakit diberkati Tuhan.

"Terimakasih orang-orang baik, Diberkatilah Tuhan segala pekerjaan Donatur semua yang memberikan donasi untuk keluarga almarhum Folo'o Ziliwu, dan dilimpahkan rejekinya,"tutup Dina, yang banyak membantu para TKI Malaysia bila bermasalah dengan majikannya, tanpa membedakan suku, Ras, dan Agamanya.

BACA JUGA  Status Kematian Adat Batak Toba, Dari Mate Purpur Sampai Mate Mauli Bulung 

Donasi yang Dikumpulkan Fransiska Pandiangan
Dahsyat Nitizen Bergerak

Meninggal Folo'o Ziliwu seorang ayah yang jenazahnya diletakkan ditengah halaman tanpa tenda ditengah terik matari membuat Nitizen (warga net) bergerak cukup dahsyat.

Tak tanggung-tanggung Dina Mariana Silalahi langsung mendonasikan Dana pribadinya sebesar Rp.10.000.000, dibantu kakaknya Ena Nurafni Silalahi tim Face Book Dina Pejuang Kanker selama dua hari mengumpulkan dana Total Donasi sebesar Rp.329.889.000 untuk keluarga almarhum Folo'o Ziliwu.

Pantauan media ini di media Sosial Facebook,  pemilih akun Facebook Fransiskus Malau juga mengumpulkan donasi sebesar Rp. 48.095.000.

"Donasi Ditutup.

Terimakasih orang" Baik.

Total Dana yang terkumpul untuk keluarga 

F. Ziliwu / Br Naibaho, Sebesar, 48.095.000.

Donasi kami tutup hari ini, saat TS ini saya Post. Dan Untuk Penyerahan Donasi, akan kita update kembali.

Terimakasih Buat Semua yang sudah berpartisipasi.

Terimakasih -Horas."tulis Fransiskus Jumat (26/5/2023) saat menutup donasi yang dikumpulkannya.

LIHAT VIDIO Jenazah "Dijemur" Terik Matahari Tanpa Tenda di Labura

Donasi yang dikumpulkan Fransiskus Malau

Hal yang sama dilakukan Friska Pandiangan, yang awal memviralkan peristiwa ini juga mengumpulkan donasi diakun facebooknya dengan total Donasi dari Nitizen Rp.9.750.000.

Tak ketinggalan Organisasi masyarakat Labuhan Batu Utara yang tergabung dihalaman Facebook Labura Ku yang digawangi Azmalil Hamdi mengumpulkan donasi untuk keluarga almarhum Folo'o Ziliwu sebesar Rp.15.600.000.

"Hari ini kami bersama kawan-kawan tergabung di Labura Ku dan Gamki akan langsung memberikan donasi ibu Minar boru Naibaho, semoga dapat membantu keluarga kita ini,"ucap Azmalil, yang menunggu rekan-rekannya bergerak menuju rumah kediaman almarhum Folo'o Ziliwu. tagor/t

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.