ACLC 2026 Berakhir, Pelayanan HKBP Dipuji Peserta dari 22 Negara
Danau Tobaa Center - Konferensi Kepemimpinan Gereja-Gereja Lutheran se-Asia atau Asian Lutheran Conference on Leadership (ACLC) 2026 resmi berakhir setelah mempertemukan 105 peserta dari 22 negara. Perhelatan internasional tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta, khususnya terhadap pelayanan HKBP sebagai tuan rumah.
BACA JUGA Mengenal Bunthora Situmorang, Maestro Musik Batak dan Kisah Panjang Trio Lasidos
Konferensi ini mengusung semangat “Striving for Excellence” atau berupaya memberikan yang terbaik. Semangat tersebut menjadi landasan panitia dalam mempersiapkan dan melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan ACLC 2026.
Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ACLC mendapat apresiasi positif dari para peserta. Menurutnya, para peserta mengaku kagum, bahagia, dan sangat terkesan dengan pelayanan yang diberikan HKBP selama konferensi berlangsung.
Sebagai tuan rumah, HKBP dinilai berhasil memperlihatkan keramahan, profesionalisme serta pelayanan yang dilakukan dengan sepenuh hati. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda yang mempertemukan para pemimpin dan perwakilan gereja-gereja Lutheran dari berbagai negara di Asia.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal Lutheran World Federation (LWF), Rev. Dr. Anne Burghardt. Dalam sambutannya pada malam budaya, ia menyampaikan penilaian positif terhadap pelayanan HKBP selama menjadi tuan rumah ACLC 2026.
Pdt. Dr. Deonal Sinaga menyampaikan terima kasih kepada Ompu i Ephorus bersama seluruh pimpinan HKBP yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan konferensi tersebut.
Ucapan terima kasih secara khusus juga diberikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal dalam melayani para peserta. Panitia ACLC 2026 dipimpin Amang Kamidun Pandiangan dan Amang Jansen Sitompul.
Semangat pelayanan panitia dirangkum dalam ungkapan Batak, “Marhobas Sian Nasa Roha”, yang berarti melayani dengan segenap hati. Semangat tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam menyukseskan kegiatan internasional yang membawa nama HKBP di tengah persekutuan gereja-gereja Lutheran dunia.
Selain kepada panitia dan pimpinan HKBP, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh sahabat yang telah memberikan dukungan dan doa bagi kelancaran ACLC 2026.
Berakhirnya konferensi bukan sekadar penutup sebuah agenda internasional, tetapi juga menjadi momentum bagi HKBP untuk terus memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun jejaring gereja-gereja Lutheran di Asia.
“Sayonara ACLC,” menjadi ungkapan perpisahan setelah seluruh rangkaian konferensi selesai. Namun, semangat persaudaraan, pelayanan, dan kerja sama yang terbangun diharapkan terus berlanjut setelah para peserta kembali ke negara masing-masing." tulis Pdt. Dr. Deonal Sinaga Kepala Departemen Koinonia HKBP diakun media sosialnya, Selasa pagi (15/9/2026)
Selamat memulai Minggu yang baru dan happy day!
(red/tam)






Tidak ada komentar